Jenis dan Bahan Kaos Polos

40 views

Kaos atau biasanya juga sebagai T-shirt dalam bahasa Inggris adalah jenis baju yang menutupi sebagian lengan, seluruh dada, bahu, dan perut tanpa kancing, kerah, ataupun saku. Kaos polos berarti kaos atau t-shirt dengan warna yang tidak beragam. Secara umum kaos polos dibagi menjadi kaos oblong, kaos raglan, dan kaos wangky atau biasa disebut polo shirt. Kaos oblong mempunyai beberapa variasi, diantaranya o-neck, v-neck, y-neck, u-neck, dan turtleneck.

jenis bahan kaos polos

Adapun penjelasan detail mengenai jenis-jenis kaos polos diatas adalah,

  1. O-Neck, merupakan kaos dengan bentuk lubang lehernya menyerupai huruf O
  2. V-Neck, merupakan kaos dengan bentuk lubang lehernya menyerupai huruf V
  3. U-Neck, merupakan kaos dengan bentuk lubang lehernya menyerupai huruf U atau disebut juga perpaduan antara O-neck dan V-neck
  4. Y-Neck, merupakan kaos dengan bentuk lubang lehernya menyerupai huruf V namun ditambah dengan kancing kebawah
  5. Turtleneck, merupakan kaos dengan bentuk lubang lehernya menyerupai leher kura-kura

 

Kualitas yang bagus dalam pembuatan kaos polos diantaranya menggunakan bahan cotton yang terdiri dari cotton combed, cotton spandex, cotton prima, cotton bamboo, cotton superfine, dan cotton slub. Penjelasannya mengenai bahan tersebut, diantaranya

  1. Cotton combed, bahan dengan serat benang lebih halus sehingga hasil rajutan dan penampilan bahan lebih halus dan rata.
  2. Cotton spandex, dengan menggunakan bahan spandex, kaos akan lebih elastis. Kain spandex biasanya lebih tipis dai kain cotton tetapi lebih kuat dan tahan lama dibandingkan dengan kain katun biasa.
  3. Cotton prima, bahan dengan sifat yang agak kasar namun tetap terasa nyaman saat dikenakan.
  4. Cotton bamboo, sesuai dengan namanya, kain cotton bamboo merupakan kain bermaterial kapas dan serat bamboo, kadang-kadang dikenal dengan kain rayon.
  5. Cotton superfine, adalah bahan dengan permukaan yang sangat halus sehingga nyaman dipakai.
  6. Cotton slub, merupakan kaos promosi dengan bahan karakter permukaan serat kainnya tidak merata, cotton club akan ringan bila dipakai. Kaos dengan bahan ini secara keseluruhan terlihat tidak rapat diantara serat-seratnya.